Modus Sekolah Gratis, 12 Santriwati di Perkosa Guru
Bandung - Roni (31), warga Kabupaten Garut, geram karena tiga anggota keluarganya diperkosa oleh pria berinisial HW (36), seorang guru pesantren di Kota Bandung, Jawa Barat. Sekadar diketahui, perbuatan guru bejat itu terungkap di pengadilan. Jumlah korban yang tercatat adalah 12 siswi.
Roni mengatakan, tiga anggota keluarga yang menjadi korban pemerkosaan guru tersebut masing-masing berusia 16, 17, dan 18 tahun. Bahkan ada korban yang hamil dan melahirkan akibat ulah HW.
Modus operandi pelaku terhadap mahasiswi adalah dengan memancing keluarga korban dengan memberikan pendidikan gratis. Keluarga korban tergiur dengan bujukan pelaku agar anaknya menjadi santri di pesantren pelaku.
“(Tiga korban) Kakak-kakak. Ke sana (pondok pesantren di tempat pelaku) mengaji, caranya sekolah gratis. Ternyata sebenarnya korban, ada tiga korban. Ada yang melahirkan. Ada juga korban, tapi tidak hamil," kata Roni melalui telepon, Rabu (12/8/2021).
Menurut Roni, pelaku merupakan sosok yang disegani di mata masyarakat. Sehingga, kata Roni, keluarga korban merasa percaya diri menitipkan anggota keluarganya untuk belajar di Bandung.
"Ada Al-Qur'an gratis dan sekolah gratis. Orang yang tidak punya uang dan modal pasti tergiur," kata Roni.
Kasus pemerkosaan 12 siswi oleh terdakwa HW disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung. Berdasarkan informasi, Selasa (7/12), sidang kasus tersebut telah memasuki pemeriksaan sejumlah saksi. Berdasarkan salinan surat dakwaan yang diterima, aksi keji HW memperkosa puluhan siswi terjadi antara tahun 2016 hingga 2021.