SPBU Mini di Sumenep Meledak dan Terbakar, Pemilik 80% Terbakar
Sumenep - Sebuah SPBU mini di Sumenep meledak dan terbakar. Pemiliknya mengalami luka bakar serius dan kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Kebakaran bermula saat pemilik SPBU mini ini, Heliyah, sedang mengisi tangki bahan bakar sekitar pukul 07.00 WIB. SPBU mini ini terletak di Dusun Jepun Timur, Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.
"Setelah menyalakan mesin untuk mengisi tangki bahan bakar, dia ditinggal belanja sayur," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Jumat (20/8/2021).
Kemudian Heliyah diinformasikan oleh seorang warga bernama Anis, bahwa bahan bakar yang diisi tangki telah tumpah ke jalan. Kemudian Heliyah bergegas menuju SPBU mini untuk mematikan mesin. Setelah itu terjadi ledakan disertai api. Jadi api mengikuti.
“Setelah itu terjadi ledakan disertai kebakaran besar yang menyebabkan kios mini pom dan toko aksesoris ikut terbakar,” jelas Widiarti.
Heliyah menjadi korban kebakaran. Dia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Warga membantu korban dan membawanya ke Puskesmas Lenteng. Sementara warga lainnya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
“Korban dirawat di Puskesmas Lenteng dengan luka bakar 80 persen di tubuhnya. Dan korban akan dirujuk ke RS Garam Kalianget,” tambah Widiarti.
Selain melalap kios mini SPBU, api juga menjalar ke kios konveksi milik Eight, sepeda motor Suyanto, dan toko aksesori milik Nur Hasanah.
"Kerugiannya diperkirakan sekitar Rp 100 juta lebih," lanjut Widiarti.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Dugaan awal, ledakan berasal dari tangki mini SPBU yang sedang diisi bahan bakar.